Cerita film diawwali dengan pembunuhan brutal atas dua murid SMU,
Casey Becker, dan kekasihnya Steve, teman satu sekolah Sidney Prescott.
Waktu tragedi ini benar-benar menjadi masa yang sulit untuk Sidney, yang
mana beberapa hari lagi diketahuinya adalah setahun setelah Ibunya
diperkosa dan dibunuh. Malamnya ia ditelepon oleh orang yang sama yang
telah membunuh Casey dan Steve, seorang pria misterius dengan topeng
hantu dan jubah hitam bernama Ghostface. Ghostface meneror Sidney baik
di telepon maupun di rumah Sidney. Dalam kepanikan, dan di kondisi
ketakutan, ia menduga kekasihnya, Billy Loomis, sebagai penyerang
dirinya. Karena ayahnya pergi untuk urusah bisnis, di malam ia diserang
ia menginap di rumah temannya, Tatum dan kakaknya Dwight "Dewey" Riley,
deputi kepolisian setempat. Saat disana, ia menerima sebuah telepon lagi
dari Ghostface, yang mengatakan bahwa Sidney telah "menunjuk orang yang
salah...lagi"... yang menandakan bahwa pria yang diduganya sebagai
pembunuh Ibunya, Cotton Weary, tidak bersalah sama sekali. Telepon itu
membuat Billy terbukti bersih dan mengalihkan seluruh kecurigaan polisi
kepada ayah Sidney yang dikathui menghilang.
Sidney dipaksa terus-menerus untuk mau diwawancarai seputar
penyerangannya oleh seorang reporter ambisus, Gale Weathers. Gale
bertanggung jawab untuk bukunya yang menerangkan bahwa Cotton Weary dan
ibu Sidney mempunyai hubungan dan menyebut Sidney sebagai pembohong yang
sebenarnya, mengarahkan pada ketidak sukaan pada Gale dari Sidney, dan
sebaliknya.
Ketika konfirmasi polisi menerangkan pembunuhnya masih bebas, SMU
lokal tersebut dihentikan sementara untuk alasan keamanan, membuat
sekolah menjadi sepi. Di penutupan sekolah untuk dikunci, kepala sekolah
SMU tersebut dibunuh di kantornya sendiri. Tidak mengetahui fakta itu,
kekasih Tatum, Stuart "Stu" Macher mengadakan pesta; yang turut
mengundang Billy dan Sidney yang hubungannya sedang renggang, yang
mengarahkan pada interaksi seksual antar mereka. Dan seorang maniak
film, Randy Meeks, yang menjelaskan kepada para pengikut pesta mengenai
cara-cara yang diperlukan karakter film horor untuk bertahan hidup.
Lalu, Tatum yang pergi ke garasi untuk mengambil bir, dibunuh oleh
Ghostface.
Gale, yang merasakan berita skandal baru untuknya, memasang sebuah
kamera video yang diletakkan di ruang pesta. Saat Dewey dan Gale
mengisvestigasi keberadaan misterius dari mobil Mr. Prescott, para
pengikut pesta yang mengetahui kematian kepala sekolah mereka mendatangi
TKP dan meninggalkan nyaris kosong di rumah Stu. Ghostface mulai
membunuh orang-orang yang masih tersisa, membunuh kameramen Gale, Kenny
dan meneror Sidney, Dewey, dan Billy. Gale juga mendapat teror dan
mengalami kecelakaan saat mencoba menyelamatkan diri. Sementara Dewey
dipukul dan pingsan di teras rumah Stu.
Ketika Sidney yang sendirian turun kebawah untuk menyelamatkan diri
dari Ghostface, ia menemukan Stu dan Randy di depan rumah saling menuduh
satu sama lain bahwa ialah pembunuh sebenarnya. Mereka berdua dikunci
dari dalam oleh Sidney saat Sideny bingung ingin menyelamatkan yang
mana.
Billy terjatuh dari tangga, terluka serius, dan memasukkan Randy
kedalam rumah. Randy mengaku bahwa Stu menjadi gila, tapi BIlly
menjawab, "Kita semua kadang-kadang sedikit gila" (mengkutip ucapan
Norman Bates dari Psycho) dan menembak Randy dengan pistol. Billy dan
Stu menunjukan bahwa merekalah pembunuh sebenarnya, dan mereka
menggunakan alat pengubah suara untuk membuat seakan seseorang tak
dikenal meneleponnya. Mereka jugalah yang membunuh ibu Sidney dan
mengalihkan kesalahan pada Cotton Weary; dalam hal sekarang, mereka
mengalihkan kesalahan kepada ayah Sidney dengan memasukkan seluruh bukti
pada dirinya. Stu dan Billy lalu saling menusuk untuk menunjukkan bahwa
mereka telah diserang oleh ayah Sidney, tapi Billy menusuk terlalu
keras, dan Stu menjadi sekarat.
Gale yang selamat dari kecelakaan mencoba untuk menyelamatkan Sidney
dan ayahnya, tetapi ia mudah dikalahkan ketika pistol Dewey yang ia
gunakan untuk menyerang pengamannya belum dilepas. Tetapi, gangguan dari
Gale menyebabkan celah untuk kaburnya Sidney. Dia kembali dan menyerang
Billy dan Stu; dalam perkelahianya, ia berhasil membunuh Stu dan
membuat Billy terluka serius. Saat Billy ingin membunuh Sidney, Gale
menembak Billy dan menyelamatkan nyawa Sidney. Sidney yang berhasil
membangunkan Randy serta Gale melihat tubuh Billy. Dikira sudah
meninggal, Billy bangkit dan , mencoba untuk menyerang sekali lagi
(sebuah plot standar film horor dimana sudah Randy kira) tetapi Sidney
menembaknya di kepala.
Lalu, di pagi hari saat mayat-mayat dievakuasi, Gale yang telah
memanggil kameramen baru dari kantornya menerangkan kejadian semalam
yang ia lalui lewat kamera.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar