Enjoy Reading My Blog ^^








Selasa, 04 Oktober 2011

Melupakan seseorang

Melupakan seseorang yang pernah hadir di hati kita memang tidak mudah. Namun bukan berarti kita harus stuck dalam perasaan melankolis dalam waktu yang lama kan? Menyendiri dan membiarkan perasaan sedih menjadi berlarut-larut bukan ide yang bagus. Lebih baik, coba tips berikut!



1. Curhat dan tumpahkan seluruh perasaan dan kesedihan kepada sahabat. Lepaskan seluruh masalah Anda.

2. Hang out dan bersenang-senanglah. Ajak seluruh teman, sahabat atau keluarga. Namun usahakan jangan ke tempat-tempat yang biasa Anda datangi bersama mantan. Karena kemungkinan besar Anda dapat bertemu dengannya di sana.

3. Cari dan tekuni hobi yang baru. Lakukanlah aktivitas yang positif, jangan beri waktu pada diri Anda untuk mengingat kembali kisah cinta yang lalu.

4, Buang semua barang, foto atau hal-hal yang bisa mengingatkan Anda pada mantan.


5. Jangan hubungi mantan lagi, baik lewat telpon, SMS ataupun e-mail. Sebaliknya abaikan juga semua telpon, SMS dan e-mail darinya.

6. Sebaiknya lupakan istilah "teman baik". Saat-saat seperti ini ada baiknya berhenti berhubungan dengan mantan. Tidak untuk seterusnya. Berikan kesempatan perasaan Anda untuk pulih terlebih dahulu.

7. Memang bukan saat yang tepat untuk kembali membina hubungan yang baru, namun tidak ada salahnya untuk membuka kembali hati Anda untuk orang baru. Mungkin saja akan ada orang yang dapat mencintai Anda secara lebih pantas.


8. Akuilah terlukanya perasaan kehilangan
Sebaiknya kita mengakui dan menerima kenyataan bahwa dia telah tiada. Sebagai manusia biasa harus kita akui bahwa kita bisa terluka oleh rasa kehilangan, termasuk kehilangan si dia. Di samping mengaku langsung kepada Tuhan, kita bisa mengakui terlukanya perasaan kita kepada diri sendiri dan terutama kepada orang yang kita percaya. Curhat atau konsultasi yang telah kau lakukan ini merupakan langkah awal yang tepat untuk mengobati rasa sakitnya kehilangan dia. Tinggal melakukan langkah-langkah berikutnya.
    
9. Lepaskanlah emosi negatif secara positif. 
Secara positif itu maksudnya: yang membuat diri tenang, nyaman, sehat, dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Misalnya: [a] menangislah secukupnya untuk redakan perasaan yang sedang berkecamuk di hatimu, [b] bersalatlah atau berdo’alah kepada Allah, [c] di buku harian (diary) tulislah “Dear diary, sejak 2 minggu yang lalu dari kepergiannya, aku merasakan betapa sakitnya hatiku, betapa sedihnya diriku. Aku merasa tak ingin ia pergi jauh dariku. Andainya saja aku bisa memilih, aku ingin ia tak pergi dari hari-hariku.”

10. Tenangkanlah gejolak jiwa secara sehat.
Melepaskan emosi negatif, secara positif sekalipun, terkadang belum memadai untuk melepaskan jiwa dari belenggu luka hati karena kehilangan dirinya. Sebab itu, kita butuh langkah lain, untuk menenangkan gejolak jiwa ini. Cara yang paling efektif adalah disesuaikan dengan kepribadian masing-masing. Bagi yang religius, berserah diri kepada Allah swt. Bagi yang menginginkan sehat, berolahraga bisa tenangkan gejolak jiwa.
    
11. Gairahkanlah diri dengan keceriaan
Perasaan sedih kala kehilangan dirinya, itu suatu kewajaran. Namun bila kita terus berlarut-larut dalam kesedihan, tentu hal ini tak kan bisa menghapus kesedihan kita. Maka cobalah untuk bersikap ceria. Tersenyumlah untuk menampakkan wajah keceriaan hingga membuatmu merasa benar-benar bisa untuk ceria kembali.

12. Terimalah kegagalan sebagai peluang belajar
Terimalah dan akuilah kegagalanmu dalam memiliki dirinya untuk jadi pasanganmu.
You know, orang yang mengakui kegagalannya dalam bercinta lebih mudah bangkit menuju terjalinnya hubungan cinta lain yang lebih baik. Oleh sebab itu, daripada mengucap kata-kata penyangkal kegagalan, lebih elok kita kemukakan ungkapan-ungkapan yang bernada menerima kegagalan. Umpamanya: “kegagalan adalah pelajaran menuju kesuksesan…” Kita menganggap perginya seorang yang kita cintai di masa lalu sebagai tahapan menuju terjalinnya hubungan cinta lain yang lebih indah.

13. Waktu adalah cara melupakan sesorang secara alami

Like the Post? Do share with your Friends.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IconIconIconFollow Me on Pinterest

Blogger news

Blogroll